Cara Mengambil Screenshot di Windows 7

Cara Mengambil Screenshot di Windows 7

Windows 7 adalah sistem operasi yang masih banyak digunakan oleh pengguna komputer hingga saat ini. Salah satu fitur yang sering digunakan adalah kemampuan untuk mengambil screenshot. Dengan mengambil screenshot, pengguna dapat dengan mudah menyimpan gambar layar atau bagian layar yang penting. Namun, mungkin masih banyak pengguna yang belum mengetahui cara mengambil screenshot di Windows 7.

Mengambil screenshot di Windows 7 sebenarnya cukup mudah dan simpel. Anda tidak perlu mengunduh atau menginstal aplikasi pihak ketiga karena sudah ada fitur bawaan dari sistem operasi Windows 7 sendiri. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa metode yang dapat Anda gunakan untuk mengambil screenshot di Windows 7, baik itu seluruh layar, bagian layar, atau bahkan aplikasi tertentu.

Cara Screenshot di PC Windows 7

Pentingnya Screenshot dalam Pengoperasian Komputer

Screenshot merupakan hal penting dalam pengoperasian komputer. Screenshot dapat digunakan untuk dokumentasi, troubleshooting, dan berbagi informasi. Ketika menghadapi masalah atau kesalahan dalam komputer, screenshot dapat menjadi alat yang efektif dalam memperlihatkan apa yang Anda alami kepada orang lain, seperti teknisi atau teman yang dapat memberikan bantuan atau saran.

1. Menggunakan Tombol “Print Screen”

Salah satu cara yang paling umum untuk mengambil screenshot di Windows 7 adalah dengan menggunakan tombol “Print Screen” di keyboard. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka halaman atau jendela yang ingin Anda screenshot.
  2. Pastikan jendela tersebut aktif dan terlihat di layar.
  3. Tekan tombol “Print Screen” di keyboard. Tombol ini mungkin juga diberi nama “PrtScn” atau “PrtSc” dan terletak di sebelah kanan atas keyboard.
  4. Tidak ada perubahan yang terlihat setelah menekan tombol, namun screenshot sudah disimpan pada clipboard komputer.
  5. Buka program pengedit gambar seperti Microsoft Paint atau Adobe Photoshop.
  6. Pada program pengedit, tekan tombol “Ctrl + V” atau klik kanan dan pilih “Paste” untuk meletakkan screenshot yang disalin dari clipboard.
  7. Anda dapat melakukan modifikasi atau penyuntingan jika diperlukan, seperti memotong gambar atau menambahkan teks.
  8. Setelah selesai, simpan hasil screenshot dengan memilih “Save” dari menu “File” dan pilih format file yang diinginkan, seperti JPEG atau PNG.

Metode ini sangat sederhana dan bekerja di sebagian besar program dan halaman web. Namun, metode ini hanya dapat mengambil screenshot dari seluruh layar. Jika Anda ingin mengambil screenshot hanya pada jendela aktif, ada metode lain yang dapat Anda coba.

2. Menggunakan Tombol “Alt + Print Screen”

Jika Anda hanya ingin mengambil screenshot pada jendela aktif di Windows 7, Anda dapat menggunakan kombinasi tombol “Alt + Print Screen”. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka jendela yang ingin Anda screenshot.
  2. Pastikan jendela tersebut aktif dan terlihat di layar.
  3. Tekan tombol “Alt” dan secara bersamaan tekan tombol “Print Screen” di keyboard.
  4. Seperti pada metode sebelumnya, screenshot akan disimpan pada clipboard.
  5. Buka program pengedit gambar seperti Microsoft Paint atau Adobe Photoshop.
  6. Pada program pengedit, tekan tombol “Ctrl + V” atau klik kanan dan pilih “Paste” untuk meletakkan screenshot yang disalin dari clipboard.
  7. Lakukan modifikasi atau penyuntingan jika diperlukan.
  8. Simpan hasil screenshot dengan memilih “Save” dari menu “File” dan pilih format file yang diinginkan.

Dengan menggunakan kombinasi tombol ini, Anda dapat dengan mudah mengambil screenshot pada jendela yang sedang aktif tanpa harus berurusan dengan gambar seluruh layar.

3. Menggunakan Fitur “Snipping Tool”

Windows 7 juga menyediakan fitur yang bernama “Snipping Tool” yang memungkinkan Anda untuk mengambil screenshot dengan lebih spesifik. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih tombol “Start” di pojok kiri bawah layar.
  2. Ketik “Snipping Tool” di kotak pencarian dan pilih program bernama “Snipping Tool”.
  3. Jendela “Snipping Tool” akan muncul.
  4. Klik tombol “New” di jendela “Snipping Tool”.
  5. Kursor mouse akan berubah menjadi pensil atau selektor.
  6. Dengan menggunakan kursor, tarik kotak di sekitar daerah yang ingin Anda screenshot.
  7. Setelah selesai, gambar screenshot akan ditampilkan di jendela “Snipping Tool”.
  8. Anda dapat menyimpan gambar screenshot dengan memilih “Save” dari menu “File” dan memilih format file yang diinginkan.

Fitur “Snipping Tool” memungkinkan Anda untuk dengan mudah mengambil screenshot pada daerah yang spesifik dan juga memberikan fleksibilitas dalam mendefinisikan area yang ingin diambil.

Demikianlah beberapa cara untuk mengambil screenshot di PC Windows 7. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, dan mulailah menggunakan screenshot sebagai alat yang efektif dalam pengoperasian komputer Anda.

Metode 1: Menggunakan Tombol Print Screen

Bagian pertama dari cara mengambil screenshot di Windows 7 adalah dengan menggunakan tombol Print Screen. Tombol ini berfungsi untuk mengambil gambar layar penuh dan menyimpannya sebagai file gambar.

1. Cari tombol “Print Screen” pada keyboard komputer Anda. Biasanya tombol ini terletak di bagian atas, dekat dengan tombol “F12” atau “Insert”.

2. Pastikan bahwa tampilan yang ingin Anda screenshot sudah terlihat di layar komputer.

3. Tekan tombol “Print Screen” untuk mengambil screenshot. Tidak akan ada tanda atau suara yang menunjukkan bahwa screenshot telah diambil.

4. Buka aplikasi gambar seperti Paint atau Photoshop. Anda dapat menemukan aplikasi ini dengan mencarinya di menu “Start” atau melalui shortcut di desktop Anda.

5. Setelah aplikasi gambar terbuka, tekan tombol “Ctrl + V” untuk paste screenshot yang telah diambil tadi. Atau Anda juga dapat mengklik kanan dan pilih “Paste” dari menu yang muncul.

6. Gambar screenshot akan muncul di dalam aplikasi gambar, dan Anda dapat mengeditnya sesuai keinginan. Anda dapat memperbesar atau memperkecil gambar, memotongnya, mengubah warna, atau menambahkan teks dan elemen lainnya.

7. Setelah Anda selesai mengedit screenshot, Anda dapat menyimpannya sebagai file gambar. Klik menu “File” di bagian atas aplikasi gambar, lalu pilih “Save” atau “Save As”. Beri nama file dan pilih format file yang Anda inginkan (seperti .jpeg, .png, atau .bmp).

8. Tentukan lokasi di mana Anda ingin menyimpan file screenshot tersebut, dan klik “Save” untuk menyimpannya.

Sekarang Anda telah berhasil mengambil screenshot menggunakan tombol Print Screen di Windows 7. Anda dapat menggunakan metode ini untuk mengambil gambar layar komputer Anda kapan pun diperlukan.

Metode 2: Menggunakan Snipping Tool

Metode kedua untuk mengambil screenshot di Windows 7 adalah dengan menggunakan Snipping Tool, sebuah utilitas bawaan yang sangat berguna. Snipping Tool memungkinkan Anda untuk memilih bagian tertentu dari layar yang ingin diambil screenshotnya dengan mudah.

Ketika Anda membuka Snipping Tool, Anda akan melihat beberapa pilihan. Anda dapat memilih dari empat jenis pemotretan yang berbeda: pemotretan area bebas, pemotretan jendela, pemotretan layar penuh, atau pemotretan pemiring. Ini memberi Anda fleksibilitas untuk menyesuaikan screenshot dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda ingin mengambil screenshot dari sebagian kecil area di layar, Anda cukup pilih “Pemotretan area bebas” dalam Snipping Tool. Setelah itu, Anda dapat mengarahkan kursor Anda dan menyeretnya untuk menandai area yang ingin Anda ambil. Begitu Anda melepaskan klik mouse, screenshot akan langsung ditampilkan dan siap untuk diedit atau disimpan.

Snipping Tool juga dilengkapi dengan fitur markup yang berguna. Setelah Anda mengambil screenshot, Anda dapat menggunakan alat markup seperti pena, penggaris, atau spidol untuk mengedit gambar sebelum menyimpannya. Hal ini sangat berguna jika Anda ingin menyorot atau menandai bagian tertentu dari screenshot.

Setelah Anda selesai mengedit screenshot, Snipping Tool memberi Anda pilihan untuk menyimpannya dalam format gambar yang berbeda, seperti JPEG, PNG, atau GIF. Anda juga dapat menyalin screenshot ke clipboard Anda atau berbagi langsung melalui email atau aplikasi lainnya.

Seperti metode sebelumnya, Snipping Tool merupakan cara yang cepat dan efektif untuk mengambil screenshot di Windows 7 tanpa menggunakan perangkat lunak tambahan. Ini sangat bermanfaat dalam situasi di mana Anda hanya perlu menangkap sebagian dari layar atau ingin melakukan sedikit penyuntingan sebelum menyimpannya.

Metode 3: Menggunakan Software Pihak Ketiga

Jika Anda merasa metode bawaan di Windows 7 kurang memadai, Anda juga dapat memanfaatkan software pihak ketiga untuk melakukan screenshot. Ada banyak software yang tersedia secara gratis atau berbayar dengan fitur yang lebih lengkap, sehingga Anda bisa menemukan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk mendapatkan software ini, Anda bisa mencarinya melalui pencarian online.

Tidak semua software screenshot dibuat sama, sehingga Anda perlu memilih dengan cermat sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Berikut adalah beberapa software screenshot populer yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Lightshot

Lightshot adalah salah satu software screenshot gratis yang banyak digunakan oleh pengguna Windows 7. Software ini memiliki antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan. Anda dapat dengan mudah menentukan area yang ingin Anda screenshot dan mengeditnya sesuai keinginan. Lightshot juga memiliki fitur berbagi screenshot secara langsung melalui platform media sosial atau mengirimnya melalui email.

2. Greenshot

Greenshot adalah software screenshot open-source yang populer di kalangan pengguna Windows 7. Software ini memiliki berbagai fitur yang dapat membantu Anda mengambil screenshot dengan mudah dan efisien. Anda dapat menentukan area yang ingin Anda screenshot, menambahkan efek, mengedit gambar, dan langsung membagikannya melalui platform yang Anda pilih.

3. Snagit

Jika Anda membutuhkan software screenshot yang lebih canggih dan profesional, Snagit bisa menjadi pilihan yang tepat. Meskipun Snagit adalah software berbayar, namun fitur lengkapnya membuatnya sangat populer di kalangan pengguna Windows 7. Software ini tidak hanya dapat digunakan untuk mengambil screenshot, tetapi juga untuk merekam video layar, mengedit gambar dan video, serta memberikan efek yang menarik.

Selain software-sotware di atas, masih banyak lagi pilihan software screenshot yang dapat Anda jelajahi dan temukan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Beberapa software mungkin memiliki fitur tambahan seperti kemampuan merekam video layar, anotasi gambar, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan untuk membaca deskripsi dan ulasan pengguna sebelum Anda memilih software yang tepat.

Dengan menggunakan software pihak ketiga, Anda memiliki lebih banyak fleksibilitas dan kemungkinan untuk mengambil dan mengelola screenshot di Windows 7. Pilihlah software yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan mulailah mengambil screenshot dengan mudah dan efisien.

Tips untuk Meningkatkan Kualitas Screenshot

Menentukan Resolusi Gambar yang Tinggi

Cara pertama dalam meningkatkan kualitas screenshot adalah dengan menentukan resolusi gambar yang tinggi. Dengan menggunakan resolusi yang tinggi, detail dari screenshot akan terlihat lebih jelas dan tajam.

Memilih Format Gambar yang Tepat

Setelah menentukan resolusi gambar yang tinggi, langkah selanjutnya adalah memilih format gambar yang tepat. Pilihlah format gambar seperti PNG atau TIFF yang memiliki tingkat kompresi yang rendah. Dengan begitu, kualitas gambar akan terjaga dengan baik dan tidak mengalami penurunan saat disimpan atau dibagikan kepada orang lain.

Menggunakan Tombol Print Screen Secara Efektif

Tips selanjutnya untuk meningkatkan kualitas screenshot adalah dengan menggunakan tombol Print Screen secara efektif. Sebelum menekan tombol Print Screen, pastikan tampilan yang ingin diambil sudah dalam kondisi yang diinginkan. Anda juga dapat menggunakan tombol-alt-Print Screen untuk mengambil screenshot hanya pada jendela aktif. Setelah mengambil screenshot, Anda dapat mengeditnya menggunakan program pengedit gambar seperti Paint atau Photoshop untuk meningkatkan kualitasnya.

Menggunakan Software Pihak Ketiga

Jika Anda membutuhkan fitur yang lebih lengkap dan canggih dalam mengambil screenshot, Anda dapat menggunakan software pihak ketiga. Ada banyak software yang tersedia secara gratis maupun berbayar dengan fitur tambahan seperti pengeditan langsung, penambahan teks, dan anotasi. Pilihlah software yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam mengambil screenshot di Windows 7.

Menyesuaikan Pengaturan Pencahayaan

Penting untuk memperhatikan pengaturan pencahayaan sebelum mengambil screenshot. Pastikan ruangan atau objek yang akan difoto memiliki pencahayaan yang cukup agar detail dan warna gambar terlihat lebih baik. Jika diperlukan, Anda dapat menggunakan lampu tambahan atau menyesuaikan pengaturan kecerahan pada layar monitor Anda.

Menjaga Kebersihan Layar dan Kamera

Terakhir, menjaga kebersihan layar dan kamera juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas screenshot. Pastikan layar monitor bebas dari debu, sidik jari, atau noda lain yang dapat mengganggu hasil tangkapan layar. Selain itu, bersihkan juga lensa kamera jika menggunakan perangkat eksternal untuk mengambil screenshot. Dengan menjaga kebersihan kedua permukaan tersebut, kualitas gambar yang dihasilkan akan lebih baik dan bebas dari gangguan.

Menggunakan Fitur Editing untuk Memperbaiki Screenshot

Untuk memastikan screenshot yang Anda ambil terlihat lebih baik, Anda bisa memanfaatkan fitur editing yang disediakan. Fitur ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi screenshot dengan memotong bagian yang tidak diperlukan, menambahkan teks, atau mengatur tingkat kecerahan dan kontras.

1. Memotong Bagian yang Tidak Diperlukan:

Jika screenshot yang Anda ambil memiliki bagian yang tidak relevan atau mengganggu, Anda bisa memotongnya agar hanya memperlihatkan bagian penting. Caranya adalah dengan menggunakan fitur pemotongan gambar yang tersedia di program pengeditan. Dengan mudah Anda dapat menyesuaikan ukuran dan bentuk area yang ingin dipotong sehingga hasil akhir screenshot menjadi lebih fokus dan jelas.

2. Menambahkan Teks:

Bagian lain dari fitur editing adalah kemampuan untuk menambahkan teks ke screenshot. Ini bisa sangat berguna jika Anda ingin memberikan penjelasan atau menyoroti sesuatu pada screenshot tersebut. Anda bisa menggunakan berbagai font dan ukuran teks yang disediakan oleh program pengeditan, serta menyesuaikannya dengan warna dan kejelasan yang sesuai.

3. Mengatur Tingkat Kecerahan dan Kontras:

Sometimes, screenshots can turn out to be too bright or too dim, making the details difficult to see. Dalam hal ini, fitur editing dapat membantu Anda mengatur tingkat kecerahan dan kontras agar menghasilkan screenshot yang lebih baik. Anda bisa menyesuaikan kedua parameter ini sesuai keinginan, sehingga screenshot menjadi lebih jelas dan mudah dibaca.

Seluruh fitur editing yang disebutkan di atas umumnya tersedia di program pengeditan gambar seperti Adobe Photoshop, GIMP, atau Paint.NET. Anda dapat memilih program yang paling sesuai dengan tingkat kebutuhan dan keterampilan pengeditan Anda.

Dengan menggunakan fitur editing, Anda dapat meningkatkan kualitas dan kejelasan screenshot yang Anda ambil. Anda bisa memotong bagian yang tidak diperlukan, menambahkan teks, atau mengatur tingkat kecerahan dan kontras sehingga screenshot menjadi lebih baik dan lebih informatif. Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan fitur editing ini untuk hasil yang lebih baik.

Menyimpan Screenshot dalam Format yang Tepat

Terakhir, sangat penting untuk menyimpan screenshot dalam format yang sesuai. Hal ini akan memastikan bahwa gambar yang diambil tetap berkualitas dan dapat digunakan dengan baik. Anda dapat memilih format JPEG, PNG, atau BMP tergantung pada tujuan penggunaan screenshot tersebut.

1. Format JPEG:

JPEG adalah format gambar yang umum digunakan dan bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin mengurangi ukuran file screenshot Anda. Format ini menawarkan kompresi gambar yang baik, sehingga dapat menghasilkan file yang lebih kecil dibandingkan format lainnya. Namun, kompresi ini juga dapat mengurangi sedikit kualitas gambar, terutama jika Anda melakukan pengeditan pada screenshot tersebut.

2. Format PNG:

Jika Anda ingin menyimpan screenshot dengan kualitas terbaik, maka format PNG adalah pilihan yang bagus. Format ini tidak mengalami kompresi yang signifikan seperti JPEG, sehingga bisa menghasilkan gambar dengan lebih sedikit kehilangan detail. Selain itu, PNG juga mendukung transparansi, sehingga cocok digunakan untuk screenshot yang ingin Anda sisipkan dalam presentasi atau dokumen yang sudah ada.

3. Format BMP:

Format BMP (Bitmap) adalah format yang menghasilkan gambar berkualitas tinggi, tanpa adanya kompresi. Ini berarti bahwa file screenshot dalam format BMP dapat mempertahankan setiap detail dan warna asli. Namun, akibat tidak adanya kompresi, file BMP yang dihasilkan cenderung lebih besar dibandingkan dengan format lainnya. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan kapasitas penyimpanan Anda saat memilih format ini.

Memilih format yang tepat tergantung pada kebutuhan penggunaan screenshot tersebut. Jika Anda ingin mengirim screenshot melalui email atau mengunggahnya ke website, sebaiknya Anda menggunakan format JPEG atau PNG agar ukuran file lebih kecil dan kompatibilitas lebih tinggi. Namun, jika Anda menginginkan kualitas gambar yang tidak ada kompromi, terutama jika Anda berencana untuk mengedit atau mencetak screenshot tersebut, maka format BMP bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

You May Also Like

About the Author: Okta Maria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *